BarataNews.id, Jakarta — Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan pemerintah tidak memiliki rencana mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa maupun Gubernur Bank Indonesia di tengah beredarnya isu pergantian pejabat ekonomi yang ramai diperbincangkan publik.
Penegasan itu disampaikan Prasetyo saat ditemui wartawan di kompleks MPR/DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/6). Ia menepis spekulasi yang mengaitkan pelemahan nilai tukar rupiah dengan kemungkinan pergantian pejabat pada posisi strategis di sektor ekonomi.
“Berkali-kali kami sampaikan bahwa rumor itu tidak benar, rumor itu tidak ada, rencana itu tidak ada,” kata Prasetyo.
Pemerintah Bantah Rumor Pergantian Pejabat Ekonomi
Prasetyo menegaskan tidak ada pembahasan maupun rencana pergantian Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia sebagaimana isu yang beredar dalam beberapa hari terakhir.
Saat ditanya mengenai kemungkinan pergantian pejabat tersebut, ia merespons singkat dengan menegaskan bahwa pemerintah tidak sedang menyiapkan langkah itu.
“Loh siapa yang mau mengganti? Nggak ada yang mau mengganti,” ujarnya.
Menurut Prasetyo, informasi yang beredar tidak memiliki dasar yang benar. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak mudah mempercayai rumor yang belum dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Di tengah dinamika ekonomi yang sedang berlangsung, pemerintah justru memusatkan perhatian pada penguatan koordinasi antarotoritas yang menangani sektor ekonomi.
Prasetyo mengatakan sinergi antara otoritas fiskal dan moneter menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Menurutnya, kondisi saat ini membutuhkan komunikasi dan kerja sama yang lebih intens dibandingkan sebelumnya.
“Justru sekali lagi kita harus memperkuat koordinasi di antara otoritas-otoritas, apa, yang mengelola ekonomi. Dan hari ini adalah tindak lanjut,” kata Prasetyo.
Ia menambahkan penguatan koordinasi merupakan langkah yang lebih relevan dibanding membahas isu pergantian pejabat yang tidak memiliki dasar resmi.
“Tindak lanjut memang dalam situasi yang seperti sekarang intensitas harus diperkuat, kerja sama harus dipererat,” ujarnya.
Purbaya Bantah Isu Mundur dari Kursi Menkeu
Sebelum pernyataan Mensesneg, isu yang ramai beredar menyebut Purbaya Yudhi Sadewa akan mengundurkan diri dari jabatan Menteri Keuangan.
Purbaya telah membantah kabar tersebut dalam konferensi pers APBN KiTA pada Jumat (5/6). Ia menyebut informasi yang beredar hanyalah gosip dan menegaskan tidak memiliki rencana meninggalkan jabatannya.
“Mundur? Saya sukanya maju. Jadi nggak, itu gimana ya? Saya nggak tahu gosip itu dari mana mulai timbul. Itu masif disebar ke semua media kayaknya ya. Saya itu orangnya nggak suka mundur, saya sukanya maju kayak gini nih (berjalan maju), ha-ha-ha…,” kata Purbaya.
Ia juga mengaku telah membaca dokumen yang menjadi dasar munculnya rumor tersebut. Menurutnya, sebagian informasi memang berasal dari peristiwa yang nyata, namun terdapat sejumlah bagian yang dipelintir sehingga menghasilkan kesimpulan yang keliru.
“Saya juga baca tuh selembarannya yang kertas putih itu. Itu sebagian informasinya betul, tapi sebagian juga salah. Jadi ada orang pintar yang men-twist informasi di situ, jadi kelihatannya betul karena di setiap kertas kalimat di situ saya ikut rapatnya dengan Bapak Presiden, tapi sebagian di-twist,” ujar Purbaya.
Dengan bantahan dari Menteri Keuangan dan penegasan langsung dari Menteri Sekretaris Negara, pemerintah memastikan tidak ada agenda pergantian pejabat pada posisi Menteri Keuangan maupun Gubernur Bank Indonesia. Fokus pemerintah saat ini tetap diarahkan pada penguatan koordinasi antarotoritas untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.












