BarataNews.id, Jakarta — Harga emas di Indonesia mencatat penurunan signifikan selama pekan pertama Juni 2026. Berdasarkan data resmi logam Mulia, harga emas pada Senin 1 Juni berada di level Rp 2.799.000 per gram, kemudian turun menjadi Rp 2.738.000 per gram pada Sabtu 6 Juni, menyisakan penurunan kumulatif Rp 61.000 per gram dalam lima hari perdagangan.
Pergerakan Harga Emas Mingguan
- Senin 1 Juni: Rp 2.799.000 per gram
- Selasa 2 Juni: Rp 2.774.000 per gram
- Rabu 3 Juni: Rp 2.774.000 per gram
- Kamis 4 Juni: Rp 2.759.000 per gram
- Jumat 5 Juni: Rp 2.770.000 per gram
- Sabtu 6 Juni: Rp 2.738.000 per gram
Penurunan terbesar terjadi pada Sabtu 6 Juni, yakni sebesar Rp 32.000 dibanding hari sebelumnya. Tren ini menunjukkan fluktuasi mingguan yang menurun secara konsisten menuju akhir pekan.
Faktor yang Menekan Harga Emas Awal Juni
Beberapa faktor memengaruhi koreksi harga emas domestik. Penguatan dolar AS menjadi salah satu tekanan utama, selaras dengan ekspektasi kenaikan suku bunga di Amerika Serikat. Selain itu, Kementerian Perdagangan mencatat aksi ambil untung serta pergeseran sebagian minat investor ke instrumen berimbal hasil turut menjadi faktor yang menekan harga emas awal Juni.
Harga emas global juga mengalami fluktuasi selama periode yang sama, dengan penurunan sekitar 1,2% dalam sepekan. Kondisi ini mencerminkan tren yang sama dengan pasar lokal, di mana investor menyesuaikan strategi investasi menghadapi penguatan dolar dan dinamika pasar global.
Pengamatan mingguan menunjukkan bahwa meskipun terdapat reli kecil pada Jumat 5 Juni, harga emas tetap turun menuju akhir pekan. Penurunan ini menjadi perhatian bagi investor ritel yang mempertimbangkan waktu terbaik untuk membeli emas fisik atau logam mulia online.












