BarataNews.id, Jakarta — Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mencapai 72,2 persen berdasarkan survei terbaru yang dirilis Poltracking Indonesia. Mayoritas responden menilai sejumlah program pemerintah berjalan positif, terutama bantuan yang dianggap tepat sasaran serta pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hasil survei tersebut menunjukkan dukungan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran masih berada pada level mayoritas. Di sisi lain, sebanyak 25,1 persen responden menyatakan tidak puas terhadap kinerja pemerintah, sementara 2,7 persen lainnya memilih tidak menjawab atau belum menentukan sikap.
Survei dilakukan pada 11-17 Mei 2026 terhadap 1.220 responden yang memiliki hak pilih di seluruh Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Peneliti Utama Poltracking Indonesia, Masduri Amrawi, menjelaskan kelompok responden yang menyatakan puas terdiri dari 6,2 persen yang merasa sangat puas dan 66 persen yang mengaku cukup puas terhadap kinerja pemerintahan saat ini.
“Yang sangat puas terhadap kinerja pemerintah itu ada di 6,2% kemudian yang cukup puas ada di 66%. Kalau ditotal angka keseluruhan ada di 72,2%,” ujar Masduri dalam pemaparan hasil survei yang disiarkan melalui kanal YouTube resmi Poltracking, Kamis (4/6/2026).
Sementara itu, kelompok yang menyatakan kurang puas tercatat sebesar 23,2 persen, sedangkan responden yang mengaku sangat tidak puas berada di angka 1,9 persen.
“Sementara itu yang menyatakan kurang puas ada di 23,2% kemudian yang sangat tidak puas ada di 1,95% sehingga kalau ditotal yang tidak puas dengan kinerja pemerintahan Prabowo Gibran ada di angka 25,1%,” kata Masduri.
Bantuan Pemerintah dan MBG Jadi Faktor Utama
Poltracking juga mengukur alasan yang melatarbelakangi tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Hasilnya menunjukkan bantuan pemerintah yang dinilai tepat sasaran menjadi faktor paling banyak disebut responden.
Sebanyak 14 persen responden menyebut program bantuan pemerintah sebagai alasan utama mereka memberikan penilaian positif terhadap kinerja pemerintah. Angka tersebut menggeser posisi Program Makan Bergizi Gratis yang pada survei sebelumnya menjadi faktor dominan.
Program MBG sendiri tetap menjadi salah satu kebijakan yang paling banyak diapresiasi masyarakat. Sebanyak 13,8 persen responden mengaitkan kepuasan mereka dengan implementasi program tersebut yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Ini alasan kenapa tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintah Prabowo Gibran. Pertama ada bantuan pemerintah dianggap tepat sasaran ada di angka 14%, ini menggeser program di survei lalu program MBG program yang sangat populer dan belakangan sangat ramai lagi karena isu yang menyertainya ada di angka 13,8%,” ujar Masduri.
Selain dua faktor tersebut, responden juga menilai kepemimpinan yang tegas dan berwibawa serta kondisi ekonomi yang dianggap relatif stabil turut berkontribusi terhadap tingginya tingkat kepuasan publik.
Mayoritas Publik Masih Beri Penilaian Positif
Temuan Poltracking menunjukkan persepsi publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran masih didominasi penilaian positif meskipun terdapat kelompok responden yang menyampaikan ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintah.
Dengan tingkat kepuasan mencapai lebih dari 70 persen, hasil survei ini menempatkan pemerintahan Prabowo-Gibran pada posisi yang relatif kuat di mata publik setelah beberapa bulan menjalankan program-program prioritas nasional.
Data tersebut juga memperlihatkan bahwa kebijakan yang memiliki dampak langsung terhadap masyarakat masih menjadi faktor utama dalam membentuk persepsi publik terhadap kinerja pemerintah.












