EkonomiBeritaNasional

Prabowo Sebut MBG Akan Gerakkan Ekonomi Desa dan Serap Jutaan Tenaga Kerja

×

Prabowo Sebut MBG Akan Gerakkan Ekonomi Desa dan Serap Jutaan Tenaga Kerja

Sebarkan artikel ini
Program makan bergizi gratis ditargetkan menjangkau hingga 85 juta penerima manfaat dan mendorong terciptanya jutaan lapangan kerja.

BarataNews.id, Bogor — Presiden Prabowo Subianto menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi desa dan membuka jutaan lapangan kerja baru di berbagai daerah.

Menurut Presiden, keberhasilan program tersebut akan memberikan dampak berlapis, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga perputaran ekonomi di tingkat pedesaan melalui penyerapan hasil pertanian dan aktivitas usaha lokal.

“Program ini adalah sangat penting. Dan program ini, kalau berhasil, akan menimbulkan suatu kemajuan yang sangat besar untuk ekonomi kita,” kata Prabowo saat menghadiri acara Building Indonesia’s Future Generations Through Nutrition di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6).

Presiden menjelaskan Program MBG lahir dari temuan bahwa masih banyak anak Indonesia yang berangkat ke sekolah tanpa sarapan atau tidak memperoleh asupan gizi yang memadai di rumah.

Kondisi tersebut, menurut dia, masih ditemukan di sejumlah daerah dengan tingkat kekurangan gizi yang relatif tinggi sehingga berpotensi memicu stunting dan menghambat perkembangan anak.

“Ada bagian-bagian negara kita yang lebih dari 20 persen, mendekati 30 persen, anak-anak kita kurang gizi,” ujarnya.

Prabowo menilai dampak kekurangan gizi tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga memengaruhi kemampuan belajar, produktivitas, dan peluang anak untuk meningkatkan taraf hidupnya di masa depan.

Karena itu, pemerintah menempatkan Program MBG sebagai salah satu instrumen utama untuk memperkuat kualitas generasi mendatang sekaligus menekan persoalan gizi yang masih terjadi di berbagai wilayah.

Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Selain manfaat kesehatan dan pendidikan, Presiden menilai Program MBG berpotensi menjadi penggerak ekonomi baru di pedesaan.

Ia menjelaskan kebutuhan bahan baku bagi ribuan dapur MBG akan menciptakan permintaan yang besar terhadap produk pertanian, perikanan, peternakan, dan berbagai komoditas lokal lainnya.

“Kalau dapur-dapur berhasil, kalau program-program ini berjalan dengan benar, berarti ekonomi di desa akan hidup, petani-petani akan meningkat penghasilannya,” kata Prabowo.

Menurut dia, keberadaan pasar yang lebih pasti bagi hasil produksi masyarakat akan membantu petani memperoleh pendapatan yang lebih stabil sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap tengkulak.

Presiden meyakini dampak ekonomi tersebut akan dirasakan langsung oleh masyarakat desa karena perputaran uang terjadi di sekitar lokasi operasional program.

Ditargetkan Jangkau Hingga 85 Juta Penerima

Prabowo mengatakan pemerintah menargetkan Program MBG pada tahap puncak pelaksanaan dapat menjangkau sekitar 83 juta hingga 85 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Untuk mendukung target tersebut, pemerintah memperkirakan sekitar 30 ribu dapur MBG akan beroperasi di berbagai daerah.

Ia juga memperkirakan program tersebut dapat menciptakan sekitar 1,5 juta lapangan kerja formal serta 1,5 juta pekerjaan lain yang terkait dengan aktivitas ekonomi pedesaan.

“Kalau nanti program ini berjalan di puncaknya, kita bisa memberi makan 80 sekian juta, 83-85 juta, 30 ribu dapur berjalan dengan benar dan baik, kita bisa menghasilkan 1,5 juta pekerjaan formal dan mungkin 1,5 juta lagi pekerjaan yang nyata di ekonomi pedesaan,” ujar Prabowo.

Dengan proyeksi tersebut, Presiden optimistis Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *