NasionalBeritaCek Fakta

Polisi Periksa Green SM Besok, Status Kasus Tabrakan Kereta di Bekasi Naik ke Penyidikan

×

Polisi Periksa Green SM Besok, Status Kasus Tabrakan Kereta di Bekasi Naik ke Penyidikan

Sebarkan artikel ini
Polda Metro Jaya menyidik kasus tabrakan kereta di Bekasi Timur dengan korban 16 meninggal dan memanggil Green SM untuk diperiksa Senin besok.

BarataNews.id, Jakarta — Polda Metro Jaya meningkatkan status kasus kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur. Status naik dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan lanjutan akan dilakukan pada awal pekan depan. “Selanjutnya, pada Senin mendatang, penyidik juga akan meminta keterangan dari Dinas Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum, pihak Taksi Green, serta Direktorat Jenderal Perkeretaapian,” ujar Budi kepada wartawan.

“Guna melengkapi rangkaian penyidikan dan memperoleh gambaran peristiwa secara utuh dan objektif,” tuturnya.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa 31 saksi. Mereka terdiri atas pelapor, pengemudi taksi, penjaga palang pintu, saksi di lokasi, korban, petugas operasional PT KAI, serta pihak lain yang mengetahui langsung peristiwa tersebut.

Kecelakaan terjadi pada Senin (27/4/2026) malam. Insiden ini menyebabkan 16 orang meninggal dunia dan 90 orang lainnya mengalami luka-luka.

Penyidik juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, mendalami rekaman CCTV, berkoordinasi dengan rumah sakit terkait korban, serta melakukan permintaan visum. Kasus kini ditangani Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Kronologi: Taksi Korsleting Berhenti di Rel

Peristiwa bermula saat sebuah taksi listrik Green SM diduga mengalami korsleting dan berhenti di tengah rel dekat Stasiun Bekasi Timur. Taksi tersebut kemudian tertemper KRL yang melaju dari arah Cikarang menuju Jakarta.

Temperan itu menyebabkan rangkaian kereta terhenti di jalur. Tak lama berselang, KRL lain yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur akibat insiden tersebut tertabrak KA Argo Bromo Anggrek yang datang dari arah Jakarta, memicu kecelakaan beruntun.

Perusahaan taksi Green SM Indonesia telah buka suara melalui akun Instagram resmi @id.greensm. Mereka menyatakan menaruh perhatian penuh pada insiden di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur yang melibatkan satu kendaraan Green SM.

“Kami telah menyampaikan informasi yang relevan kepada pihak berwenang, serta mendukung penuh proses investigasi yang sedang berlangsung,” demikian pernyataan resmi Green SM Indonesia.

Green SM berkomitmen menjaga standar keselamatan dan meningkatkan layanan secara berkelanjutan. “Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami,” tulis perusahaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *