Pengalihan Arus Berlaku Situasional di Titik Rawan Macet
Selain imbauan WFH, jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya juga telah menyiapkan langkah antisipatif di lapangan. Beberapa ruas jalan utama akan dikenai pengalihan arus secara situasional, tergantung pada kondisi lalu lintas saat itu. Jalur yang berpotensi mengalami kemacetan meliputi kawasan Medan Merdeka, Sudirman–Thamrin, Tomang–Harmoni, Juanda–Veteran, Gunung Sahari, Tugu Tani, dan Cempaka Putih.
Komarudin mengimbau masyarakat yang terpaksa berkegiatan di lapangan agar mempertimbangkan penggunaan transportasi umum. “Kami berharap masyarakat menghindari jalur yang berpotensi padat dan sebisa mungkin menggunakan moda transportasi publik,” ujarnya.
Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 merupakan acara penting dalam kalender nasional yang memerlukan pengaturan lalu lintas ekstra ketat. Oleh karena itu, kolaborasi seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung kebijakan sementara ini sangat diperlukan.
Dengan penerapan WFH, diharapkan kegiatan peringatan tersebut dapat berlangsung dengan tertib, khidmat, dan tanpa hambatan berarti. Polri juga memastikan akan terus memantau kondisi lalu lintas secara real-time serta melakukan penyesuaian bila diperlukan.
Imbauan ini berlaku khusus pada hari Selasa, 1 Juli 2025, dan hanya untuk kawasan yang terdampak langsung oleh kegiatan upacara di sekitar Monas. Masyarakat diimbau untuk terus mengikuti informasi resmi melalui kanal komunikasi pemerintah dan Polri terkait pengaturan lalu lintas.












