Belum Semua Stimulus Diumumkan, Pemerintah Masih Hitung Potensi Fiskal
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa sejumlah stimulus tambahan masih dalam proses perhitungan. Pemerintah berhati-hati dalam menentukan skala dan prioritas insentif agar tidak membebani ruang fiskal secara berlebihan di tengah kewaspadaan terhadap stabilitas anggaran.
“Masih dihitung. Belum bisa diumumkan seluruhnya, karena harus dilihat dari sisi anggarannya juga,” kata Prasetyo usai menghadiri rapat koordinasi di Kemenko Perekonomian. Ia menekankan bahwa pemerintah mengedepankan stimulus yang bersifat terarah dan berdampak nyata bagi sektor strategis.
Hingga kini, beberapa insentif yang masih dalam pertimbangan termasuk tambahan subsidi energi, pelonggaran kredit untuk sektor usaha mikro, serta percepatan proyek infrastruktur publik yang bersifat padat karya. Pemerintah menegaskan bahwa setiap kebijakan akan dikaji secara akuntabel dan berbasis data terkini.
Langkah-langkah stimulus ini menjadi bagian penting dalam strategi pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional tetap berada pada kisaran 5% hingga akhir 2025. Dalam kondisi global yang belum sepenuhnya stabil, fleksibilitas kebijakan domestik dianggap krusial untuk menjaga momentum pemulihan yang berkelanjutan.












