InternasionalBerita

Norovirus Menyebar di Caribbean Princess, Ribuan Penumpang Masih Berlayar

×

Norovirus Menyebar di Caribbean Princess, Ribuan Penumpang Masih Berlayar

Sebarkan artikel ini
Pemeriksaan sanitasi berlangsung ketika kapal pesiar masih membawa ribuan orang menuju Bahama

BarataNews.id, Florida — Wabah norovirus dilaporkan terjadi di kapal pesiar Caribbean Princess saat kapal tersebut masih menjalani pelayaran menuju Bahama dengan membawa lebih dari 4.000 orang.

Kasus itu memicu langkah isolasi terhadap penumpang dan awak kapal yang mengalami gejala gangguan pencernaan di tengah perjalanan wisata yang dimulai dari Florida pada akhir April lalu.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat mencatat total 115 orang terdampak dalam insiden tersebut. Dari jumlah itu, 102 orang merupakan penumpang kapal dan 13 lainnya adalah awak kapal.

Norovirus dikenal sebagai virus yang sangat mudah menular dan kerap menyebabkan muntah serta diare akut, terutama di lingkungan tertutup dengan aktivitas bersama dalam jumlah besar.

Operator Caribbean Princess dilaporkan langsung melakukan pembersihan dan disinfeksi di berbagai area kapal setelah kasus terdeteksi.

Selain memisahkan penumpang yang sakit dari aktivitas umum, perusahaan pelayaran juga mengumpulkan sampel tinja untuk menjalani pemeriksaan laboratorium sebagai bagian dari investigasi wabah.

Penanganan tersebut dilakukan bersama Vessel Sanitation Program milik CDC yang ikut memberikan bantuan lapangan selama proses pengendalian berlangsung.

Tim program sanitasi itu disebut melakukan penilaian lingkungan sekaligus investigasi wabah guna membantu menekan penyebaran virus di dalam kapal.

Pelayaran Berakhir di Port Canaveral

Caribbean Princess berangkat dari Port Everglades, Florida, pada 28 April 2026 untuk pelayaran selama 11 hari menuju Bahama.

Kapal tersebut dijadwalkan tiba di Bahama pada Minggu, 10 Mei 2026, sebelum melanjutkan perjalanan menuju Port Canaveral pada hari berikutnya.

Perkembangan wabah di kapal pesiar itu turut mendapat perhatian media internasional yang mengikuti situasi selama pelayaran berlangsung.

Wabah norovirus bukan pertama kali terjadi di Caribbean Princess.

Pada 2020, lebih dari 300 penumpang dilaporkan mengalami gangguan kesehatan serupa hingga pelayaran harus diakhiri lebih cepat dari jadwal normal selama 14 hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *