Balasan Iran dan Respons AS
Konflik antara Iran dan Israel yang memanas sejak pertengahan Juni dipicu oleh serangan udara Israel ke beberapa lokasi strategis di Iran, termasuk fasilitas militer dan nuklir. Israel menuduh Teheran hampir memproduksi bom nuklir, tuduhan yang langsung dibantah keras oleh Iran.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan dengan rudal dan drone ke wilayah permukiman Israel, termasuk Be’er Sheva dan Tel Aviv. Dampaknya cukup signifikan, dengan kerusakan infrastruktur dan bangunan sipil yang luas.
Amerika Serikat, sekutu utama Israel, juga terlibat langsung dalam konflik dengan melancarkan serangan udara terhadap tiga fasilitas nuklir Iran. Langkah ini sempat memperluas eskalasi sebelum akhirnya Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata pada malam ke-12 pertempuran.












